Nasionalisme di Era Millenial

“17 Agustus tahun 45, itulah hari kemerdekaan kita”, yap semua pasti tidak asing lagi dengan lantunan lagu tersebut. Bulan ini kita semua merayakan kemerdekaan Indonesia yang ke 74 tahun. Pasti banyak sekali perbedaan antara bangsa Indonesia dahulu kala dan sekarang. Masyarakatnya pun telah berubah menjadi lebih dinamis dan moderen, meskipun seperti 2 sisi mata uang yang memiliki sisi positif dan negatif. Alangkah baiknya jika sebagai generasi millenial yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan bangsa, kita bisa terus berkontribusi dalam memberikan hal positif untuk bangsa. 


Presentasi generasi millenial di Indonesia cukup banyak yaitu 34,45%. Dengan presentase tersebut dan sifat yang dimiliki oleh generasi millenial pasti bisa berkontribusi lebih untuk bangsa. Menurut Fifi Alvianto, seorang influencer lifestyle, ia mengatakan “Kalau dulu nasionalisme memperjuangkan kemerdekaan, kalau sekarang memajukan bangsa dengan berkarya. Sebagai Millenial, tugas kita adalah membawa negara ini menjadi lebih baik, dengan mengagas ide tetap dengan rasa nasionalisme, mengingat di era globalisasi lebih susah. Banyak alkulturasi budaya luar juga”.  Sedangkan menurut Amanda, Business Development dari salah satu startup di Jakarta, dengan adanya generasi millenial yang kretaif dan inovatif mampu memberikan transformasi terhadap masyarakat yang lebih baik.“


Dan sebetulnya, kita bisa melakukan hal-hal kecil yang bisa berdampak positif bagi bangsa. Farisa, salah satu Fashion Stylist di Jakarta mengatakan, “karena bekerja dibidang kreatif, erat kaitannya dengan laju ekonomi kreatif yang sedang marak digagas, dengan itu aku berharap dapat berkontribusi untuk bangsa, selain itu juga aku kerap kali memilih transportasi umum dan menjaga lingkungan, hal-hal kecil yang aku harap bisa menjadikan Indonesia lebih baik”. 


In fact, kaum millenial juga dinilai lebih gigih dan berani speak up dalam membela bangsa, contohnya ketika pegerlaran sepak bola di GBK, kaum millenial lah yang paling lantang membela, atau ketika ketika simbol-simbol negara Indonesia dilecehkan di media sosial, kaum millenial juga yang gigih membela martabat bangsa dan negaranya. 


Yap, dengan memahami jati diri dan kemampuan kita sebagai kaum millenial, maka kita memiliki pemahaman tentang potensi kita dalam membangun bangsa, karena pada ujungnya nanti kepada kitalah, sang generasi millennial nasib dan masa depan bangsa dan negara ditentukan. Good luck for us

October Editorial

October Editorial

When black meets black, you can be the most dazzling version of yourself.

Be Dazzling